Rencana Bisnis

Perseroan menanggung 2 (dua) beban sekaligus tantangan yang tidak ringan, yaitu:


1. Beban pertama, agar lepas dari ancaman delisting Perseroan harus segera memperoleh kontrak/perjanjian
yang berkaitan dengan perdagangan batubara.


2. Perdagangan saham Perseroan telah di-suspend oleh Bursa terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2018
dikarenakan sampai dengan Laporan Keuangan Triwulan III tanggal 30 September 2018 Perseroan belum
membukukan Pendapatan Usaha.


3. Penghentian sementara perdagangan saham Perseroan diberlakukan di seluruh pasar.


4. Masa suspensi saham berlaku selama 24 bulan dan akan berakhir pada tanggal 29 Oktober 2020,
dimana Perseroan sampai pada status tidak lagi tercatat pada Bursa (delisting).


5. Beban kedua, dalam kurun 1 sampai dengan 2 tahun ke depan Perseroan harus memiliki
Aset berupa tambang milik sendiri.


6. Perseroan menyadari bahwa untuk keberlanjutan dan kelangsungan hidup Perseroan tidak bisa terus
mengandalkan perdagangan batubara. Perseroan harus berupaya untuk memiliki tambang sendiri,
yang dilengkapi dengan infrastruktur, suprastruktur dan perangkat pendukungnya hingga lengkap
sebagai satu mata rantai produksi dan logistik batubara.



Tabel Bisnis


Lihat lebih banyak:

Rencana Bisnis Perseroan

Rencana Bisnis