Tentang Kami

Tentang Kami
Home ยป Tentang Kami

Selayang pandang

Sejarah pendirian dan pencatatan saham

PT Akbar Indo Makmur Stimec ("Perseroan") adalah perusahaan hasil penggabungan (merger) antara PT Akbar Indo Makmur yang berdiri pada tanggal 7 Mei 1997 dengan PT Stimec International yang berdiri pada tahun 1957.

signing documents A

Pada tanggal 29 Juni 2001 Perseroan memperoleh Pernyataan Efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK), yang sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk melakukan Penawaran Umum Perdana atau IPO (Initial Public Offering) kepada masyarakat sebanyak 40.000.000 saham Perseroan dengan nilai nominal Rp. 100 per saham dengan harga penawaran sebesar Rp. 250 per saham, serta Waran Seri I yang menyertai penerbitan saham tersebut.

Sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor secara penuh dalam permodalan Perseroan menjadi sebanyak 110.000.000 saham dari sebelumnya sebanyak 70.000.000 saham yang berasal dari saham pendiri (founders' shares), dengan nilai nominal Rp. 100 per saham.

Seluruh saham dan waran telah dicatatkan pada tanggal 20 Juli 2001 di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Dan sejak saat itu Perseroan menyandang status sebagai Perusahaan Terbuka ("Tbk") atau perusahaan tercatat (listed company) dengan ticker atau kode "AIMS".

Tanggal 1 Desember 2007 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai beroperasi, menggabungkan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan Bursa Efek Surabaya (BES), yang selanjutnya kita sebut dengan Bursa atau idx.

Lingkup bidang usaha

Pada awalnya Perseroan bergerak di bidang usaha perdagangan umum, ekspor impor, termasuk distribusi produk farmasi dan obat-obatan.


Namun dengan mempertimbangkan tingginya permintaan dan potensi pasar komoditas batubara sebagai salah satu sumber energi, maka pada tahun 2005 Perseroan beralih ke usaha perdagangan batubara.


PT Baramulti Sugih Sentosa tercatat sebagai pelanggan utama Perseroan.

Dengan menekuni sektor enegi, Perseroan berharap dapat meningkatkan pendapatan usaha secara kontinu dan berkesinambungan. Menilik bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor utama batubara dunia.

Dalam penggolongan industri di Bursa, Perseroan secara resmi terdaftar menjalankan bidang usaha Trade, Services and Investment (Klasifikasi Industri 1) dan selanjutnya masuk dalam kategori sebagai pedagang besar atau Wholesale (Durable and Non Durable Goods) dalam Klasifikasi Industri 2.

Dan sesuai dengan bisnis yang dijalankan saat ini maka Perseroan masuk dalam klasifikasi industri "Energi" (IDXENERGY) berdasarkan Daftar Saham Indeks Sektoral IDX-IC (IDX Industrial Classification) yang dirilis pada tanggal 21 Januari 2021.

Pemegang saham pengendali

Sejak menyandang status sebagai Perusahaan Tbk atau perusahaan publik pada tahun 2001, Perseroan mengalami beberapa kali pergantian pemegang saham pengendali (controlling shareholders).

 

Pada tahun 2011 dilaporkan bahwa PT Citra Bumi Sentosa mengambil-alih sebanyak 57.000.000 saham Perseroan atau setara dengan 51,82%, sebagian diantaranya diperoleh melalui penawaran tender (tender offer) yang dilaksanakan pada tanggal 13 September sampai dengan 12 Oktober 2011.


Nama Agus Gurlaya Kartasasmita tercatat menduduki jabatan Komisaris Utama Perseroan sekaligus sebagai Komisaris Independen yang membawahi Komite Audit.


Selanjutnya pada tahun 2013 PT Duta Investama Nusantara (Duta Anggada Group) mengambil-alih sebanyak 82.500.000 saham Perseroan atau setara dengan 75,02% yang sebagian terbesar berasal dari seluruh saham yang dimiliki oleh PT Citra Bumi Sentosa.


Dan yang terakhir adalah masuknya PT Aims Indo Investama pada tanggal 21 November 2017 yang mengambil-alih sebanyak 169.507.000 saham Perseroan atau setara dengan 77,05% yang seluruhnya berasal dari PT Duta Investama Nusantara.


Sebagai catatan, pada saat PT Aims Indo Investama mengambil-alih, nilai nominal saham sudah berubah dari Rp. 100 per saham menjadi Rp. 50 per saham (pemecahan nilai nominal atau stock split). Sehingga jumlah modal disetor seluruhnya berubah menjadi sebanyak 220.000.000 saham.


Saat ini PT Aims Indo Investama menguasai sebanyak 169.999.890 saham Perseroan atau setara dengan 77,27%, sedangkan sisanya sebanyak 50.000.110 saham atau setara dengan 22,73% dimiliki oleh masyarakat (publik).


Sesuai Data KSEI per 30 September 2021, jumlah pemegang saham tercatat sebanyak 1.012 pihak, baik pemegang saham individu maupun institusi. Terbanyak adalah individu perorangan.

Corporate Act

Perubahan anggaran dasar

Anggaran dasar Perseroan juga telah mengalami beberapa kali perubahan, baik untuk disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku maupun untuk disesuaikan dengan kebutuhan Perseroan sendiri.


Pada bulan Juni tahun 2015, anggaran dasar Perseroan diubah untuk menyesuaikan dengan POJK No. 32 Tahun 2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan dengan POJK No. 33 Tahun 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.


Perubahan anggaran dasar selanjutnya pada bulan Juni 2016 dimana para pemegang saham menyetujui untuk melakukan pemecahan pada nilai nominal saham Perseroan atau stock split dari senilai Rp. 100 per saham menjadi Rp. 50 per saham, atau pemecahan dengan ratio 1 : 2. Sehingga modal ditempatkan dan disetor secara penuh oleh pemegang saham Perseroan seluruhnya menjadi sebanyak 220.000.000 saham dengan nilai nominal Rp. 50 per saham.


Anggaran dasar Perseroan yang baru saja diubah melalui RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2021 adalah untuk menyesuaikan dengan POJK No. 15 Tahun 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka dan dengan POJK No. 16 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan Terbuka secara Elektronik.


Kedua POJK tersebut diterbitkan dan wajib diadopsi oleh perusahaan terbuka sebagai upaya merespon pembatasan sosial (social distancing) dan keterbatasan masyarakat untuk bertatap muka, bertemu dan berkumpul secara fisik, sehubungan dengan keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat pandemi Covid-19. Keadaan darurat tersebut sebagaimana kita rasakan dan kita alami bersama, telah berlangsung sejak bulan Maret 2020 dan masih berlanjut hingga saat ini.

Selanjutnya, mengikuti SK Direksi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) No. KEP-0023/DIR/KSEI/0621 tanggal 25 Juni 2021, untuk pertama kalinya Perseroan melaksanakan RUPS secara elektronik atau e-RUPS secara utuh, dengan menggunakan fasilitas Electronic General Meeting System atau eASY.KSEI.

e-RUPS

Jika tahun lalu baru tersedia fasilitas pemberikan kuasa secara elektronik atau e-Proxy, namun sejak tanggal 25 Juni tahun ini, pemegang saham diberikan kemudahan untuk hadir secara elektronik atau secara virtual, dan memberikan suara langsung secara elektronik menggunakan fitur e-Voting. Jalannya RUPS dapat disaksikan melalui webinar ZOOM yang disediakan oleh fasilitas eASY.KSEI dengan kapasitas 500 peserta.

Sangat disayangkan fitur sebagus ini belum dimanfaatkan oleh sebagian besar pemegang saham Perseroan.

Dan kini, aplikasi seperti ZOOM Meeting telah menjadi kebutuhan, bagian  hidup dan budaya baru dalam masyarakat. Kebijakan WFH (work from home), kegiatan belajar mengajar di rumah dapat difasilitasi dengan platform ini, yang dapat dijalankan dengan menggunakan komputer desktop, laptop maupun smartphone. Pertemuan secara virtual, baik dalam format tatap muka one-on-one, maupun video conference dan webinar dalam jumlah peserta yang banyak, dengan mudah dapat dilayani tanpa batas ruang dan waktu. Dan yang sangat membantu, sejauh ini masih "gratis", sepanjang memiliki jaringan internet.

5-steps-to-better-board-meetings-removebg-preview

ilustrasi: www.proxonomy.com

Prospek dan harapan

Perseroan belum lama melewati masa hiatus, jeda panjang setelah pada tanggal 30 Oktober 2018 silam Bursa memberlakukan suspend terhadap perdagangan saham Perseroan. Ketiadaan bisnis dan pendapatan usaha yang menyebabkan perdagangan saham Perseroan oleh Bursa dihentikan sementara di seluruh Pasar. Suspensi ini berlaku selama 24 bulan, dan nyaris membawa Perseroan terdepak keluar atau delisting dari Bursa.


Dalam situasi tanpa arah dan ketidakpastian, ditambah merebaknya wabah penyakit Covid-19 yang diikuti pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara masif, namun berkat uluran tangan para mitra bisnis dan dukungan pemegang saham pengendali, Perseroan dapat terlepas dari ancaman delisting. Dan setelah membukukan pendapatan usaha pada Laporan Keuangan Triwulan Kedua tanggal 30 Juni 2020, maka pada tanggal 14 Agustus 2020 Bursa berkenan membuka kembali perdagangan saham Perseroan.


Sungguh perjuangan yang sama sekali tidak mudah. Karena untuk membuka suspend tersebut Bursa mempersyaratkan beberapa hal, antara lain Laporan Keuangan Triwulan Kedua tersebut harus diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Perseroan juga wajib mengajukan rencana kerja dan proyeksi keuangan 3 (tiga) tahun ke depan, serta berikutnya wajib melaksanakan paparan publik (public expose) insidentil.

Public Expose Insidentil Fotos D

Pembukaan kembali perdagangan saham Perseroan tampaknya mendapat sambutan hangat di market. Tercermin dari jumlah pemegang saham yang terus bertambah, diramaikan pula dengan pergerakan harga saham yang dinamis.

Dari sisi bisnis, saat ini Perseroan memperoleh kuota pekerjaan tambang batubara sebanyak 180.000 ton setahun dari PT Bumi Petangis, yang dikerjakan bersama-sama dengan kontraktor tambang PT Ansaf Inti Resouces. Jumlah yang terbilang kecil, namun patut disyukuri karena ini merupakan jaring pengaman (safety net) bagi Perseroan untuk melangkah ke depan dengan lebih percaya diri.

IMG-20210723-WA0009

Pelabuhan Nuansa Sakti Kecana, +/- 2 Km dari Tambang Bumi Petangis

Penambahan kuota akan dengan mudah diperoleh bilamana Perseroan memiliki kecukupan modal kerja. Sebagaimana kita maklum, kendala yang dihadapi adalah bahwa pendanaan secara konvensional dari sumber pendanaan dalam negeri semakin mustahil didapat bagi pegiat bisnis batubara (coal related businesses). Sehingga Perseroan harus berupaya lebih keras memperoleh sumber dana lain secara B2B, business to business dengan risiko pricing yang lebih mahal.

Perseroan tentu tidak akan mampu bekerja sendiri. Selain memperkuat kerjasama dengan mitra bisnis yang ada sekarang, Perseroan akan terus menggali peluang bekerjasama dengan pihak-pihak lain, sepanjang kerjasama tersebut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan Perseroan, serta dilandasi oleh prinsip saling menguntungkan (win-win solutions), mutual benefit dan semangat tumbuh berkembang bersama-sama.


Perseroan juga membutuhkan bantuan dan dukungan dari seluruh pemegang saham. Banyak peristiwa yang terjadi di luar kendali Perseroan, namun dampaknya berimbas langsung kepada Perseroan.


Masalah volatilitas saham sewajarnya menjadi perhatian kita untuk kepentingan bersama. Pergerakan harga saham yang terlalu fluktuatif tanpa dibarengi dengan volume perdagangan yang sebanding, akan menyebabkan terjadinya unusual market activity atau UMA, yang dapat mengakibat perdagangan saham di-suspend oleh Bursa. Sebagaimana yang Perseroan alami pada awal bulan Maret 2021. Ada beban biaya yang harus dipikul untuk membuka suspend tersebut, meskipun peristiwanya terjadi jauh di luar kendali Perseroan. Situasi yang kontra produktif bilamana saham Perseroan terus menerus terkena sanksi suspend.


Dalam perdagangan saham, Bursa telah memasang rambu-rambu antara lain batasan auto rejection atas (ARA) dan auto rejection bawah (ARB) yang selayaknya dipatuhi untuk menghidari praktek-praktek jual-beli saham yang tidak sehat, spekulatif dan "goreng-gorengan".


Pergerakan harga saham AIMS
Screen_Shot_2015-09-17_at_9.24.24_AM-removebg-preview

Visi, Misi dan Nilai Inti Perseroan

Visi

Mewujudkan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) sebagai salah satu perusahaan Indonesia yang terdepan dalam bidang usaha perdagangan komoditas energi, pertambangan mineral dan batubara, serta terpercaya dalam menjalankan kegiatan investasi.

Misi

Menjaga kesinambungan usaha dan meningkatkan daya saing Perseroan dalam menghadapi persaingan usaha yang terbuka pada masa sekarang dan ke depan dengan tujuan memberikan hasil yang optimal bagi para pemangku kepentingan, selaras dengan pertumbuhan Perseroan.

Nilai-Nilai Inti (Core Values)

1. Menjaga integritas.

2. Berupaya memenuhi komitmen.

3. Mengutamakan dan mengedepankan kerjasama tim.

4. Saling mempercayai dan menghormati.

5. Menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan kinerja maksimal.

6. Belajar tiada henti serta melakukan koreksi dan perbaikan.

Pengelola

Management

Dewan Komisaris

Board of Supervisory

Paido_Foto_CROP_1-removebg-preview

Paido S.M. Panggabean

Komisaris Utama

Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia.

Berpengalaman lebih dari 25 tahun bekerja di beberapa perusahaan pada beberapa sektor industri, antara lain perkayuan (timber), pertambangan, logistik dan manufaktur. 

Sebagian besar tugas dan tanggung jawabnya pada bidang cost control dan efisiensi proses produksi. 

Jabatan terakhirnya sebagai Managing Director pada perusahaan steel pipe manufacturing.

IMG-20210723_Edited_CROP_7_White-removebg-preview

Megah Supratiwi

Komisaris Independen

Sarjana Hukum Universitas Trisakti.

Mengawali karirnya bekerja pada bank swasta nasional hingga membawanya bekerja pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pasca krisis moneter '98.

Selanjutnya mencatat pengalaman bekerja di beberapa perusahaan publik dan dipercaya mengurus aspek hukum, litigasi dan mengawal pelaksanaan prosedur kepatuhan (complience).


Andree Foto A

Andree Djaya

Komisaris

Memperoleh gelar Bachelor of Commerce pada program Professional Accounting di Macquarie University Australia. Pengalaman paling berharga diperolehnya ketika bekerja sebagai Audit Associate untuk Deloitte Touche Tohmatsu Limited.

Saat ini terus mengembangkan diri sebagai akuntan professional dan menaruh perhatian pada complience audit dalam proses penyusunan dan pelaporan akuntansi keuangan.

Direksi

Board of Directors

Ramono_Sukadis_Passfoto-removebg-preview

Ramono Sukadis

Direktur Utama

Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia.

Berpengalaman lebih dari 25 tahun di lembaga keuangan, dengan sebagian besar masa kerjanya diabdikan pada bebarapa bank swasta nasional. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Direktur Bisnis di salah satu bank swasta.
Kompetensinya terutama dalam lingkup pembinaan, pembenahan dan pengembangan usaha skala kecil menengah atau SME dalam rangka mempersiapkan SME tersebut agar siap dan layak memperoleh pendanaan dari lembaga-lembaga keuangan.
Aditya_CROP_Auto_Correct-removebg-preview

M. Aditya Hutama Putra

Direktur

Meraih gelar Bachelor of Science in Business and Management dari Brunel University of London dan Master of Science in Investment Management dari Cass Business School London.

Lebih dari 10 tahun menggeluti bidang Corporate Finance dan Investment Banker.

Pengalaman berharganya diperoleh ketika membantu salah satu bank BUMN melakukan program restrukturisasi kredit untuk salah satu nasabah BUMN.

Sekretaris Perusahaan

Corporate Secretary

Heriman Setyabudi

Heriman Setyabudi

Corporate Secretary

Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia.

Berpengalaman lebih dari 25 tahun bekerja di berbagai bidang usaha dalam payung beberapa perusahaan publik atau Tbk.

Bidang usaha tersebut meliputi perhotelan dan convention center, proyek gedung perkantoran, proyek pipanisasi gas alam, media broadcasting, serta pertambangan mineral dan batubara.

Kompetensi dasarnya pada bidang akuntansi, sebagai bekal yang kokoh dalam menjalankan pekerjaannya pada bidang Project Finance dan Corporate Finance.

Pernah membantu salah satu Program Magister Manajemen di Jakarta, dipercaya menjalankan fungsi hubungan masyarakat dan kemitraan, sehingga sangat mendukung profesi yang dijalankannya saat ini.

Melayani pertanyaan para pemegang saham
Public Expose Annual A

Public Expose Tahunan 23 Desember 2020

Struktur organisasi

Organizational structure

AIMS Organization E